A. STANDAR
KOMPETENSI
5. Menyelesaikan masalah program linier
B. KOMPETENSI
DASAR
5.3 Menentukan nilai optimum dari sistem pertidaksamaan
linier.
C. INDIKATOR
1. Menentukan fungsi obyektif dari soal dengan cermat.
2. Menentukan nilai optimum berdasar fungsi obyektif dengan
cermat.
D. TUJUAN
PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari
materi operasi bilangan real, diharapkan siswa mampu :
1.
Menentukan
fungsi objektif.
2.
Menentukan
titik optimum dari daerah himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linier.
3.
Menentukan
nilai optimum dari fungsi obyektif.
E. MATERI
PEMBELAJARAN
1. Nilai Optimum Bentuk Obyektif
Dalam
program linier bahwa bentuk atau fungsi
ax + by yang hendak dioptimumkan
(dimaksimumkan atau diminimumkan) itu dinamakan fungsi obyektif.
Menentukan nilai optimum dari bentuk
(ax + by) dengan menghitung nilai-nilai ax + by untuk tiap titik pojok atau titik yang dekat dengan
titik pojok pada daerah himpunan penyelesaian.Kemudian nilai (ax + by ) ditetapkan
dengan :
a.
Nilai
terbesar sebagai nilai maksimum
b.
Nilai terkecil sebagai nilai
minimum.
Contoh:
Rokok A yang
harganya Rp
2.500,00 per
bungkus dijual dengan keuntungan Rp 250,00,
sedangkan rokok B yang harganya Rp 5.000,00 per bungkus dijual dengan keuntungan Rp 450,00. Seorang pedagang mempunyai modal Rp 500.000,00 dan kiosnya maksimum hanya dapat menampung 150 bungkus rokok.
a.
Berapa bungkus rokok A dan rokok B yang
harus dibeli supaya pedagang itu memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya?
b.
Hitunglah
keuntungan yang sebesar-besarnya itu.
Jawab :
Misalkan :X menyatakan banyak rokok A
Y menyatakan banyak rokok B
Maka model matematikanya adalah :
- Sistem pertidaksamaan linier 2
variabel :
2500x + 5000y ≤ 500.000
x + 2y ≤ 200 ; x + y ≤ 150 ; x ≥ 0 ;
y ≥ 0; x, y Є C
- Bentuk obyektif diperoleh dari persamaan
keuntungan :
f(x,y)= 250x + 450y.
Daerah himpunan penyelesaian system
pertidaksamaan linier dapat dilihat pada grafik berikut.
![]() |
Titik potong :
x + 2y = 200

y
= 50
x
= 100
Titik-titik pojok yang terletak pada
daerah himpunan penyelesaian adalah titik O(0,0), A(0,100), B(100,50), C(150,0
).
Nilai
obyektif 250x + 450y untuk tiap titik
pojok adalah sebagai berikut.
Titipojok
|
Bentuk
250x + 450y
|
O (0,0)
|
0
|
A
(0,100)
|
45.000
|
B
(100,50)
|
25.000 +
22.500 = 47.500
|
C
(150,0)
|
37.500
|
Dari tabel diatas maka keuntungan bersih
sebesar-besarnya adalah Rp 47.500,00 dengan membeli 100 bungkus rokok A dan 50 bungkus rokok B.
F. METODE
PEMBELAJARAN
Ceramah, diskusi
kelompok, dan Tanya jawab
G. LANGKAH
PEMBELAJARAN
Pertemuan
Ketujuh
Pendahuluan :
1.
Berdoa
sebelum memulai pembelajaran (karakter: ketaqwaan)
2.
Memberikan
salam pembuka (karakter: sikap ramah)
3.
Memeriksa
kehadiran dan kesiapan siswa (karakter: disiplin, peduli).
Apersepsi : Guru
mengingatkan kembali tentang pengertian model matematika.
Motivasi : Guru menjelaskan lingkup
materi yang akan dipelajari mengenai nilai optimum dan mengkaitannya dengan
kehidupan sehari-hari. (Karakter : Sikap terbuka, demokratis).
Kegiatan inti :
1.
Eksplorasi
a.
Guru
memberikan stimulus tentang cara menentukan fungsi obyektif.(karakter: rasa
ingin tahu, menyimak informasi).
b.
Siswa
diberi kesempatan untuk bertanya.(kreatif, rasa ingin tahu)
c.
Guru
menjelaskan cara menentukan titik optimum dari daerah himpunan penyelesaian
sistem pertidaksamaan linier.
d.
Guru
menjelaskan cara menentukan nilai optimum dari fungsi obyektif.
e.
Siswa
diberi kesempatan untuk mengadakan bertanya. .(kreatif, rasa ingin tahu)
2.
Elaborasi
a.
Siswa
dikelompokkan menjadi kelompok-kelompok kecil untuk diskusi, dengan guru
sebagai fasilitator. (demonstrasi, saling menghargai)
b.
Siswa
diberikan latihan soal yang dikerjakan secara kelompok, sementara guru keliling
kelas memberi bantuan seperlunya.(mandiri, rasa ingin tahu)
c.
Beberapa
siswa mengerjakan kedepan mewakili kelompoknya.
d.
Guru
mengkonfirmasi hasil pekerjaan siswa di papan tulis.
3.
Konfirmasi
a.
Siswa
diberi waktu untuk mencatat ringkasan materi yang disampaikan guru (Rasa ingin
tahu, Komunikatif, Peduli).
b.
Siswa
memberikan umpan balik dalam bentuk tanya jawab dengan guru
c.
Siswa
dapat menyimpulkan hasil pembelajaran sehingga mendapat persepsi yang sama
dengan guru (karakter: saling menghargai, kerja keras).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar